Panduan Jelajah Rute Wisata Alam Kendari Bersama Suzuki Jimny
Pilih tumpuan ban pada batu yang solid, bukan pada tanah berongga atau batu gembur.
4. Turunan licin: gigi rendah dan Hill Descent Control
Menuruni lereng basah sering lebih sulit daripada mendaki. Rem yang diinjak dalam-dalam bisa mengunci roda dan membuat mobil meluncur lurus tanpa menurut setir. Pakai gigi rendah untuk memanfaatkan pengereman mesin, lalu aktifkan Hill Descent Control agar kecepatan tetap terjaga tanpa Anda menahan rem terus-menerus.
Jimny juga punya Brake LSD Traction Control. Sistem ini mengerem roda yang selip sehingga tenaga berpindah ke roda yang masih mencengkeram. Jangan mematikan bantuan ini kecuali memang perlu.
Sesudah Pulang: Perawatan yang Sering Terlewat
Jimny yang tampak tangguh tetap perlu perhatian setelah medan berat.
- Bilas kolong, rumah gardan, dan roda dari lumpur sebelum mengering.
- Periksa karet pelindung as penggerak dan cari rembesan oli di gardan.
- Perhatikan oli gardan. Jika tampak keruh seperti susu, air telah masuk dan oli perlu diganti.
- Cek kampas rem. Lumpur dan pasir mempercepat keausannya.
- Kembalikan tekanan ban ke angka normal dan periksa filter udara bila jalur berdebu.
Kapan Kemampuan Jimny Benar-Benar Terpakai?
Penggerak empat roda terasa berguna di beberapa situasi di pinggiran Kendari:
- jalan pedesaan yang tergerus air hujan dan meninggalkan parit tanah dalam,
- akses ke kebun atau perbukitan yang belum beraspal maupun dicor beton,
- jalan setapak sempit yang memerlukan mobil ringkas (lebar Jimny 5-door 1.645 mm),
- tanah merah basah yang membuat mobil penggerak satu poros kehilangan dorongan.