Kesalahan Menggunakan Fitur-Fitur Mobil yang Bisa Mempercepat Kerusakan
Setiap mobil dibekali fitur-fitur yang dapat membantu Anda untuk mengoperasikan mobil secara maksimal. Namun, fitur mobil tersebut tidak boleh digunakan secara sembarangan.
Sayangnya, kadang masih ada pengemudi yang tidak memperhatikan hal ini sehingga fitur mobil tersebut mengalami kerusakan. Apa saja kesalahan penggunaan fitur-fitur mobil tersebut? Temukan jawabannya di artikel ini!
Kesalahan dalam Penggunaan Fitur Mobil
Agar Anda tidak melakukan kesalahan atau mengulangi hal yang sama, berikut beberapa kesalahan dalam penggunaan fitur mobil:
-
Mengoperasikan Fitur Rem dengan Salah
Kesalahan pertama dalam menggunakan fitur mobil adalah mengemudi dengan rem yang tertahan.
Tindakan berkendara dengan kaki yang terus menerus menekan pedal rem akan menyebabkan overheat pada sistem rem Anda. Akhirnya, keausan pada kampas rem terjadi lebih cepat.
Untuk mencegahnya, Anda perlu melepaskan pedal rem ketika sudah tidak dibutuhkan. Pastikan Anda hanya menggunakan rem saat dibutuhkan demi menjaga kualitas kampas rem.
-
Langsung Tancap Gas Setelah Mesin Menyala
Tindakan ini akan menyebabkan kerusakan pada mesin mobil Anda. Mobil yang baru dihidupkan membutuhkan waktu beradaptasi. Oli harus bersirkulasi kepada seluruh komponen mobill.
Untuk itu, Anda tidak disarankan langsung berangkat setelah mobil dinyalakan. Tunggu sekitar 10 hingga 15 detik. Apabila Anda berada di daerah yang dingin, maka akan membutuhkan waktu lebih lama.
Dengan mendiamkannya, sirkulasi oli akan melumasi bagian mesin secara merata sehingga usia pakai mobil Anda juga panjang.
Mobil yang dipaksa langsung jalan ketika mesin belum berada di suhu kerja normal akan menyebabkan bahan bakar boros dan komponen mesin cepat mengalami keausan.
-
Menyalakan Lampu Hazard Tidak Sesuai Fungsi
Perlu Anda ketahui fitur mobil lampu hazard berfungsi sebagai penanda bahwa terdapat kondisi darurat pada kendaraan Anda.
Namun, sayangnya masih banyak yang menggunakan lampu hazard saat hujan turun. Tujuannya untuk memperjelas di mana posisi mobil berada.
Namun, tindakan ini tidak boleh dilakukan, apalagi jika Anda sedang di jalan tol. Akibatnya pengemudi lain akan bingung.
Kemudian, ketika berpindah jalur, walau sudah menyalakan lampu sein, lampu hazard akan lebih terlihat. Kesalahpahaman antar pengemudi pun bisa terjadi dan bahkan berisiko kecelakaan.
-
Menggunakan Overdrive dengan Tidak Tepat
Kesalahan selanjutnya dalam menjalankan fitur mobil adalah penggunaan overdrive yang salah. Overdrive sendiri merupakan fitur mobil berupa tombol yang memungkinkan Anda melakukan akselerasi saat menggunakan gigi tiga.
Ketika tombol overdrive ditekan, mobil kemudian melaju lebih cepat karena perpindahan percepatan tersebut bisa melebihi gigi 3.
Namun ingat, fitur mobil ini hanya boleh digunakan saat Anda membutuhkan kecepatan yang lebih agar bisa menyalip kendaraan lain ataupun saat melaju di jalanan panjang rata.
Sebaiknya Anda menggunakan kecepatan minimal di atas 60 kilometer per jam untuk menggunakan fitur mobil ini.
-
Tidak Menghiraukan Lampu Indikator
Lampu indikator merupakan salah satu fitur mobil yang membantu Anda mengetahui adanya masalah pada sistem mobil.
Namun, masih ada pengemudi yang mengabaikan. Padahal lampu indikator seperti check engine atau peringatan oli bisa menunjukkan adanya masalah.
Pastikan Anda memperhatikan lampu indikator. Dengan tindakan tersebut Anda akan mencegah kerusakan yang lebih parah.
Penggunaan fitur-fitur mobil secara baik, benar, dan bijak akan membantu Anda menjalankan mobil secara maksimal. Anda pun mendapatkan manfaat lebih karena dimudahkan dengan hadirnya fitur-fitur mobil tersebut.
Dapatkan berbagai informasi fitur mobil lainnya hanya di website Suzuki. Anda juga bisa melakukan reservasi jadwal servis dengan mengunjungi website tersebut.